Cinta (Tugas 3)

Kali ini penulis mau bahas yang sedikit sensitif nih, yaitu tentang cinta. Menurut penulis, definisi cinta sangat banyak. Cinta kepada Tuhan, cinta kepada orang tua, cinta kepada saudara, cinta kepada teman, cinta kepada pasangan, cinta kepada hewan peliharaan, cinta kepada pekerjaan, dll. Cinta adalah sebuah perasaan ketika seseorang merasa hatinya melekat, diikuti dengan perasaan bersyukur ketika kita mengingat siapa atau apa yang kita cintai tersebut. Cinta tidak selalu diikuti dengan rasa senang, bahkan di beberapa keadaan, cinta akan terasa menyakitkan. Justru di saat menyakitkan tersebut, cinta yang akan menguatkan kita untuk selalu bertahan dan memiliki pengarapan akan segala sesuatu. Cinta juga memiliki kekuatan terbesar untuk mendorong seseorang agar dia mau melakuan yang terbaik untuk siapa atau apa yang ia cintai tersebut. Cinta juga dapat menjadi alasan seseorang untuk bisa mengasihi tanpa syarat dan mengampuni tanpa batas. Pada akhirnya, seseorang yang mencintai dengan sepenuh hati tidak akan kehilangan apapun, dan tidak akan menyesali apapun untuk setiap hal yang telah terjadi dalam hidupnya.

Beberapa laki-laki yang penulis temui memang sulit untuk menyatakan cintanya. Menurut penulis, kebanyakan dari mereka terlalu gengsi untuk melakukan hal itu. Untuk itulah, dari sisi perempuan, dalam sebuah hubungan kita harus bisa menurunkan ego untuk menyatakannya terlebih dahulu, karena tidak ada gunanya jika kedua belah pihak terus-menerus gengsi. Selain itu, menurut penulis laki-laki ragu untuk menyatakan cintanya karena dia takut tertolak dan setelah itu malah menjadi asing atau canggung dengan si perempuan. Hal itu yang dia takutkan, sehinga laki-laki memilih untuk lebih baik menjadi teman saja. Lalu, menurut penulis laki-laki ragu untuk menyatakan cintanya karena ia ingin mengenal lebih dalam sebagai teman atau sahabat terlebih dahulu, ingin mengenal sifatnya, kebiasannya, bahkan keluarganya, sebelum akhirnya memantapkan hati untuk menyatakan cintanya dan menjalani hubungan yang lebih serius.

Pesan penulis, jadilah orang yang bisa mencintai dengan tulus, apapun keadaannya, seperti Tuhan yang mencintai umat-Nya, karena percayalah, pada akhirnya orang itu yang akan menjadi pemenang.




NB. Ini penulis bikinnya dari hati banget nih :) hehe

Komentar